Posted in Annabelle 3

Rilis 3 Juli 2019, ‘ANNABELLE 3’ Bakal Sebar Teror

Para pecinta film horor Hollywood, tentu sangat mengenal ANNABELLE (2012). Dengan budget hanya USD 6,5 juta, film yang diarahkan oleh John R Leonetti dan ditulis naskahnya oleh Gary Dauberman itu mampu mengumpulkan pundi-pundi box office mencapai USD 257 juta. Tiga tahun berselang, Warner Bros kembali ‘melahirkan’ ANNABELLE: CREATION yang kali ini diarahkan oleh David F Sandberg. Meskipun sutradara berbeda, Dauberman masih dipertahankan sebagai penulis skenario. Hasilnya? ANNABELLE: CREATION dengan budget USD 15 juta mampu mengumpulkan USD 306,5 juta.

 

Menyadari kalau penggemar boneka setan terkutuk itu masih sangat besar, Warner Bros tak mau berlama-lama lagi dengan sekuelnya. Masih mengambil judul tentatif ANNABELLE 3, film ini kabarnya siap menebar teror pada 3 Juli 2019. Kabar ini diumumkan sendiri oleh pemilik DC Extended Universe (DCEU) itu pada minggu terahir April. Dan untuk ANNABELLE 3, Warner Bros memilih sang penulis skenario dua film sebelumnya yakni Dauberman sebagai sutradara. Melihat rekam jejak Dauberman yang juga menulis naskah IT (2017), ANNABELLE 3 tentu layak dinanti.

 

Cerita ‘ANNABELLE 3’ Masih Dirahasiakan

 

Kendati sudah memastikan Dauberman sebagai sutradara, ANNABELLE 3 belum membocorkan cerita dan jajaran pemain yang terlibat. Hanya saja ANNABELLE 3 kabarnya masih akan fokus pada teror boneka perempuan yang dikuasai roh jahat itu. Rumor juga menyebutkan kalau ANNABELLE 3 akan mengambil setting waktu di antara kejadian dalam film ANNABELLE dan ANNABELLE: CREATION yang memiliki jeda waktu tujuh tahun, seperti dilansir Hollywood Reporter.

 

Sekedar mengingatkan, ANNABELLE mengisahkan mengenai asal mula boneka porselen mengerikan itu sebelum kekuatan terkutuknya dikunci pasangan paranormal Ed dan Lorraine Warren. Bersetting tahun 1967 mengenai pasangan suami istri John (Ward Horton) dan Mia Form (Annabelle Wallis) yang tengah menanti kelahirkan anak pertama mereka. John memberikan Mia sebuah boneka yang memicu pembunuhan keluarga Higgins, tetangga mereka termasuk Annabelle Higgins (Tree O’Toole). Boneka itu rupanya milik pemuja setan yang selalu ingin mengambil jiwa seseorang.

 

Sementara untuk ANNABELLE: CREATION kisah mundur di tahun 1943 saat seorang pembuat boneka sinidomino bernama Samuel Mullins (Anthony LaPaglia) dan istrinya Esther (Miranda Otto) kehilangan putrinya Annabelle Bee (Samara Lee), yang masih berusia tujuh tahun karena kecelakaan. 12 tahun kemudian yakni pada 1955, pasangan suami istri Mullins menjadikan rumah mereka sebagai tempat bocah-bocah yatim piatu dan biarawati bernama Suster Charlotte (Stephanie Sigman) yang terusir dari panti asuhan. Dua di antaranya adalah Linda (Lulu Wilson) dan Janice (Talitha Bateman), gadis kecil yang kakinya cacat karena polio.

 

Teror pun menghampiri Janice yang dikuasai roh jahat di boneka Annabelle. Bertahun-tahun kemudian, Junice ternyata menyelamatkan diri ke sebuah panti asuhan dan memakai identitas baru bernama Annabelle yang nantinya diadopsi keluarga Higgins.

 

Ambisi The Conjuring Universe Milik James Wan

 

Selain boneka Annabelle, hantu lain yang merupakan bagian dari The Conjuring Universe adalah Valak sang iblis yang muncul di THE CONJURING 2 (2016). Lewat spin-off, THE NUN yang rilis 7 September 2018, Dauberman lagi-lagi digaet sebagai penulis naskah. Kisah THE NUN berfokus pada biarawati muda di pusat biara Rumania bernama Suster Irene (Taissa Farmiga) yang bertemu dengan Bapa Burke (Demian Bichir). Bapa Burke adalah pendeta Katolik yang diutus Vatikan untuk menyelidiki kematian misterius biarawati yang dikenal sebagai Valak (Bonnie Aarons).

Posted in Terrorisme

Polisi Menyelidiki Pesan Misterius dari Tersangka Serangan Toronto

Kepolisian menyatakan bahwa tersangka serangan mobil yang menewaskan kurang lebih 10 orang di Toronto, Kanada, sempat meninggakan sebuah pesan misterius di media sosial. Pesan itu pasalnya diberikannya sebelum ia menabraki pejalan kaki dengan kendaraan sewaannya.

Unggahan Tersangka yang Misterius

Tersangka Alek Minassian (25) pasalnya dijerat 10 kali pasal pidana pembunuhan dan 13 kali untuk pasal upaya pembunuhan atas insiden itu. petunjuk motifnya dewa poker online sendiri muncul pada hari Selasa (24/4) ketika Facebook mengonfirmasi Minassian sempat menuliskan pesan yang menyebut “pemberontakan incel” sebelum dirinya melakukan aksinya itu.

Istilah tersebut pasalnya sering digunakan daring dan merujuk pada gerakan lelaki yang menyalahkan perempuan atas status bujangan mereka.

Sementara itu pihak berwenang Kanada sendiri menolak mengatakan apa kemarahan pada perempuan menjadi motif dari serangan itu. unggahan di Facebook itu juga menyuarakan kekaguman pada seorang laki-laki yang membunuh sebanyak 6 pelajar yang ada di California dan menyalahkan “kekejaman perempuan” terhadap status bujangannya.

“Diduga tersangka mengunggah pesan samar di Facebook beberapa menit sebelum serangan,” ungkap Graham Gibson, sersan Kepolisian Toronto yang menyampaikan pidatonya di konferensi pers sebagaimana dilansir dari CNN Indonesia. mayoritas korbannya adalah perempuan yang berumur pertengahan 20an sampai dengan awal 80an.

Ia mengatakan pertanyaan apa serangan tersebut didorong kemarahan pada perempuan “akan menjadi bagian dari investigasi kami.”

Sejak itu Facebook menghapus akun Minassian, ungkap seorang perwakilan dari media sosial itu. “Sama sekali tak ada tempat di platform kami untuk orang yang melakukan tindakan yang sangat kejam seperti demikian.”

Dikaitkan dengan Serangan ISIS

Minassian terus menunduk ketika hadir sejenak di persidangan dan ia juga berbicara dengan suara yang sangat lemah. Insiden ini pasalnya sempat dikait-kaitkan dengan serangan mobil yang dilakukan oleh para pendukung kelompok terorisme radikal  ISIS. Perdana Menteri Justin Trudeau pun mengatakan bahwa tak ada alasan untuk mencurigai hal itu.

Trudeau pun akhirnya meminta semua warga Kanada untuk tenang dan bersatu mendukung Toronto, sementara bunga-bunga dan juga pesan-pesan dengan bermacam-macam bahasa ditempatkan di monument sementara.

“Kita, sebagai warga Kanada, tak bisa hidup dalam ketakutan sehari ketika kita menjalani urusan kita sehari-harinya,” ungkapnya pada wartawan di luar kompleks Parlemen.

Didakwa Tuduhan Pembunuhan

Seperti yang disebutkan di atas, pengemudi mobil van yang mana dengan sengaja menabraki pejalan kaki di Toronto didakwa dengan 10 tuduhan pembunuhan tingkat satu.

Tidak Cuma itu saja, ia didakwa dengan 13 buah tuduhan percobaan pembunuhan. Dakwaan ini pasalnya disampaikan di pengadilan pertamanya yakni hari Selasa (24/4) kemarin. Hanya, di dalam pengadilan pertama tersebut, motif penabrakannya masih saja menjadi misteri.

Minassian (25) yang tidak akrab dengan catatan buruk kepolisian itu memasuki ruang sidang pada Selasa pagi dengan tampilan kepala botak. Ia menunduk saat jaksa menuduhnya atas kematian sebanyak 10 orang pejalan kaki dan menyebabkan 15 orang yang lainnya cedera dalam serangan mobil van tersebut.

Saksi mata yang menyaksikan mengatakan bahwa pengemudi tersebut memang terlihat sengaja menabrakkan mobilnya ke kerumunan. “Orang ini memang sengaja melakukannya. Ia membunuh orang-orang dan terus melaju. Orang tertabrak secara beruntunan,” ungkap sang saksi mata, Ali.

Lokasi kejadian berjarak 30 km dari tempat pertemuan menteri-menteri luar negeri anggita Group of Seven yang terdiri dari Jepang, Italia, Jerman, Perancis, Inggris, Amerika Serikat dan juga Kanada.